Duduk Tegap Tak Baik Untuk Punggung

11 11 2010

Selama ini banyak kalangan mengatakan, posisi duduk yang baik adalah posisi tegap. Namun penelitian terbaru para pakar kesehatan ternyata berbeda. Hasil penelitian menyebutkan, duduk tegap menyebabkan tekanan yang tidak perlu di punggung.
Dengan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) atau pemindaian magnetik,

para pakar kesehatan dari Skotlandia dan Kanada tersebut menemukan fakta, bahwa posisi duduk yang terbaik adalah bersandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 derajat, karena dengan posisi tegap, terjadi tekanan yang tidak perlu ke punggung, yang membuat punggung mudah sakit. Fakta ini telah dibeberkan kepada Radiological Society of North America atau perkumpulan radiologis Amerika Utara.
Para pakar kesehatan itu mengatakan, duduk ikut menyumbang munculnya rasa sakit di punggung bawah. Padahal data dari Asosiasi Chiropractic Inggris menunjukkan, 32% penduduk menghabiskan lebih dari 10 jam setiap harinya dengan duduk. Bahkan separuh dari mereka tidak meninggalkan mejanya, meski untuk makan siang. Sementara 2/3 dari mereka juga langsung duduk begitu tiba di rumah setelah bekerja. Para pakar tersebut melakukan penelitian tentang “Kenyamanan Punggung” ini di RS Woodend, Aberdeen, Skotlandia.

Office Worker
Hasil penelitian juga menyebutkan, pekerja kantor merupakan komunitas yang paling sering terkena persoalan punggung. Sebanyak 22 sukarelawan dengan punggung yang sehat, dipindai menggunakan mesin MRI yang telah diposisikan secara khusus agar memberi kebebasan pasien untuk bergerak secara bebas selama ujicoba.
Dalam penelitian ini, pasien diminta duduk dalam tiga posisi: menyandar ke depan, tegak lurus, menyandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 derajat. Dari tiga posisi ini kemudian diteliti untuk mengetahui posisi mana yang lebih nyaman dan paling sedikit memberi tekanan kepada punggung.
Dari hasil penelitian itu diketemukan bahwa menyandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 persen adalah yang terbaik di antara ketiganya.

Kecenderungan Selonjor
Dr Waseem Bashir dari Departemen Radiologi dan Diagnosa Pemindaian di RS Universitas Alberta, Kanada yang memimpin penelitian mengatakan: “Duduk di sebuah posisi yang sesuai dengan anatomi tubuh itu sangat penting. Tekanan pada punggung dan otot yang terkait dengan punggung bisa menyebabkan kesakitan, penyakit tahunan dan ketidaknormalan bentuk”.
Rishi Loatey dari Asosiasi Chiropractic Inggris mengatakan: “Satu dari tiga orang mengalami sakit punggung bagian bawah karena terlalu banyak duduk. Tubuh kita tidak dirancang untuk hanya berdiam saja”.
“Namun duduk dengan sudut 135 derajat agak sulit karena membuat kita cenderung untuk selonjor dan kemudian merosot dari kursi. Sudut 120 derajat atau kurang mungkin sudah cukup”. (bbcindonesia)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: